🦄 Tafsir Surat Al Insan
TafsirAl Insan Ayat 1-11. By meeftha | April 4, 2013. 0 Comment. Surah Al Insan (Manusia) Surah ke-76. 31 ayat. Makkiyyah Terjemah Surat Al Insan Ayat 5-11. 5. Sungguh, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman arak) yang campurannya adalah air kafur, 6.
TerjemahSurat Al Insan Ayat 5-11. 5. Sungguh, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman arak) yang campurannya adalah air kafur, 6. (yaitu) mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. 7.
TafsirJuz 29 Surat Al-Insan Ayat 10-31Masjid Al-Azhar SummareconUstadz Firanda Andirja Official Media Channel - facebook.com/firandaandir
RashidAl Din Maybudi S Tafsir Kashf Al Asrar Tr William Chittick images that posted in this website was uploaded by Media.nbcmontana.com. Rashid Al Din Maybudi S Tafsir Kashf Al Asrar Tr William Chittick equipped with a HD resolution 500 x 374.You can save Rashid Al Din Maybudi S Tafsir Kashf Al Asrar Tr William Chittick for free to your devices.. If you want to Save Rashid Al Din Maybudi S
TAFSIRRINGKAS SURAH AL-INSAN. HIMPUNAN intipati catatan ringkas 31 siri, Tafsir Surah Al-Insan (76), bimbingan Ustaz Dr Shauqi Othman di ruang udara Radio IKIM.fM; yang dimuatkan sebagai status harian, di facebook DIARI SENJA. Bermula: 2 JamadilAwal 1438H /30.1.2017 hari Isnin.
TAFSIRAL QUR'AN SURAT AN NABA KAJIAN MUSLIMAH MAJELIS TAKLIM Al IMAN 🎤 NARASUMBER OLEH : UST. FAUZI BAHREISY KAJIAN TAFSIR AL QUR'AN JUZ 30 SURAT AN NABA. 🕌 WAKTU & TEMPAT: 📆 Hari/tgl: Sabtu, 06 agustus 2022 🕙 Waktu : 09:00 - 11:00 WIB 🕌 Tempat : Mushallah Al iman jalan H. Mursid no.99 B
TAFSIRSuraT an-Najm ayat 39 "Yang dimaksud dengan kata "al-insan" ialah orang kafir. Sedangkan manusia yang beriman, dia dapat menerima usaha orang lain. (Is'af Al-Muslimin wa Al-Muslimat, 47). Di antara sekian banyak tafsir QS. Al-Najm, 39 yang paling mudah dipahami, sekaligus dapat dijadikan landasan yang kuat untuk tidak
SuratAl-Insan Ayat 15. Tafsir Quraish Shihab Diskusi (Dan diedarkan kepada mereka) di dalam surga itu (bejana-bejana dari perak dan piala-piala) atau gelas-gelas yang tanpa pengikat (yang bening laksana kaca.) Para pelayan menjajakan kepada mereka bejana-bejana minuman dari perak dan gelas-gelas lembut dan putih yang sangat jernih bagai
TafsirIbnu Katsir Surah Ibrahim Ayat 9 Alqur Anmulia images that posted in this website was uploaded by Authtool2.britishcouncil.org. Tafsir Ibnu Katsir Surah Ibrahim Ayat 9 Alqur Anmulia equipped with a HD resolution 490 x 195.You can save Tafsir Ibnu Katsir Surah Ibrahim Ayat 9 Alqur Anmulia for free to your devices.. If you want to Save Tafsir Ibnu Katsir Surah Ibrahim Ayat 9 Alqur Anmulia
fSFS. Sumber Bimas Islam, Kementerian Agama RI. Selengkapnya Manusia 31 Ayat ÙˆÙÙŠÙØÙØ§Ù٠عÙÙ„ÙيْهÙمْ Ø¨ÙØ§Ù°Ù†ÙÙŠÙØ©Ù Ù…ÙÙنْ ÙÙØ¶ÙÙØ©Ù ÙˆÙÙØ§ÙÙƒÙ’ÙˆÙØ§Ø¨Ù ÙƒÙØ§Ù†Ùتْ Ù‚ÙÙˆÙØ§Ø±ÙÙŠÙ’Ø±ÙØ§Û ١٥ 76-15 Diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan gelas-gelas yang sangat bening kacanya, Tafsir 15-16. Setelah berbicara aneka fasilitas surga, kini giliran hidangan bagi para penghuni surga. Dan kepada mereka diedarkan oleh para pelno_ayatn surga bejana-bejana tempat minum yang terbuat dari perak dan piala-piala yang bening laksana kristal, kristal yang jernih terbuat dari perak saking jernihnya isinya nampak dari luar, mereka tentukan ukurannya yang sesuai dengan kehendak mereka, untuk disuguhkan bagi penghuni surga.
هَلْ أَتَىٰ عَلَى ٱلْإِنسَٰنِ حِينٌ مِّنَ ٱلدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْـًٔا مَّذْكُورًاArab-Latin hal atā alal-insāni ḥīnum minad-dahri lam yakun syai`am mażkụrāArtinya 1. Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?إِنَّا خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَّبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَٰهُ سَمِيعًۢا بَصِيرًاinnā khalaqnal-insāna min nuṭfatin amsyājin nabtalīhi fa ja’alnāhu samī’an baṣīrā2. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya dengan perintah dan larangan, karena itu Kami jadikan dia mendengar dan هَدَيْنَٰهُ ٱلسَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرًا وَإِمَّا كَفُورًاinnā hadaināhus-sabīla immā syākiraw wa immā kafụrā3. Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang أَعْتَدْنَا لِلْكَٰفِرِينَ سَلَٰسِلَا۟ وَأَغْلَٰلًا وَسَعِيرًاinnā a’tadnā lil-kāfirīna salāsila wa aglālaw wa sa’īrā4. Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang ٱلْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِن كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًاinnal-abrāra yasyrabụna ming ka`sing kāna mizājuhā kāfụrā5. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas berisi minuman yang campurannya adalah air kafur,عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ ٱللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًاainay yasyrabu bihā ibādullāhi yufajjirụnahā tafjīrā6. yaitu mata air dalam surga yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan بِٱلنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُۥ مُسْتَطِيرًاyụfụna bin-nażri wa yakhāfụna yaumang kāna syarruhụ mustaṭīrā7. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًاwa yuṭ’imụnaṭ-ṭa’āma alā ḥubbihī miskīnaw wa yatīmaw wa asīrā8. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَآءً وَلَا شُكُورًاinnamā nuṭ’imukum liwaj-hillāhi lā nurīdu mingkum jazā`aw wa lā syukụrā9. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula ucapan terima نَخَافُ مِن رَّبِّنَا يَوْمًا عَبُوسًا قَمْطَرِيرًاinnā nakhāfu mir rabbinā yauman abụsang qamṭarīrā10. Sesungguhnya kami takut akan azab Tuhan kami pada suatu hari yang di hari itu orang-orang bermuka masam penuh ٱللَّهُ شَرَّ ذَٰلِكَ ٱلْيَوْمِ وَلَقَّىٰهُمْ نَضْرَةً وَسُرُورًاArab-Latin fa waqāhumullāhu syarra żālikal-yaumi wa laqqāhum naḍrataw wa surụrāArtinya 11. Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan wajah dan kegembiraan بِمَا صَبَرُوا۟ جَنَّةً وَحَرِيرًاwa jazāhum bimā ṣabarụ jannataw wa ḥarīrā12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka dengan surga dan pakaian sutera,مُّتَّكِـِٔينَ فِيهَا عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ ۖ لَا يَرَوْنَ فِيهَا شَمْسًا وَلَا زَمْهَرِيرًاmuttaki`īna fīhā alal-arā`ik, lā yarauna fīhā syamsaw wa lā zamharīrā13. di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya teriknya matahari dan tidak pula dingin yang عَلَيْهِمْ ظِلَٰلُهَا وَذُلِّلَتْ قُطُوفُهَا تَذْلِيلًاwa dāniyatan alaihim ẓilāluhā wa żullilat quṭụfuhā tażlīlā14. Dan naungan pohon-pohon surga itu dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya عَلَيْهِم بِـَٔانِيَةٍ مِّن فِضَّةٍ وَأَكْوَابٍ كَانَتْ قَوَارِيرَا۠wa yuṭāfu alaihim bi`āniyatim min fiḍḍatiw wa akwābing kānat qawārīrā15. Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,قَوَارِيرَا۟ مِن فِضَّةٍ قَدَّرُوهَا تَقْدِيرًاqawārīra min fiḍḍating qaddarụhā taqdīrā16. yaitu kaca-kaca yang terbuat dari perak yang telah diukur mereka dengan فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًاwa yusqauna fīhā ka`sang kāna mizājuhā zanjabīlā17. Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas minuman yang campurannya adalah فِيهَا تُسَمَّىٰ سَلْسَبِيلًاainan fīhā tusammā salsabīlā18. Yang didatangkan dari sebuah mata air surga yang dinamakan وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌ مُّخَلَّدُونَ إِذَا رَأَيْتَهُمْ حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًا مَّنثُورًاwa yaṭụfu alaihim wildānum mukhalladụn, iżā ra`aitahum ḥasibtahum lu`lu`am manṡụrā19. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang رَأَيْتَ ثَمَّ رَأَيْتَ نَعِيمًا وَمُلْكًا كَبِيرًاwa iżā ra`aita ṡamma ra`aita na’īmaw wa mulkang kabīrā20. Dan apabila kamu melihat di sana surga, niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang ثِيَابُ سُندُسٍ خُضْرٌ وَإِسْتَبْرَقٌ ۖ وَحُلُّوٓا۟ أَسَاوِرَ مِن فِضَّةٍ وَسَقَىٰهُمْ رَبُّهُمْ شَرَابًا طَهُورًاArab-Latin āliyahum ṡiyābu sundusin khuḍruw wa istabraquw wa ḥullū asāwira min fiḍḍah, wa saqāhum rabbuhum syarāban ṭahụrāArtinya 21. Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang هَٰذَا كَانَ لَكُمْ جَزَآءً وَكَانَ سَعْيُكُم مَّشْكُورًاinna hāżā kāna lakum jazā`aw wa kāna sa’yukum masykụrā22. Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri diberi balasan.إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ ٱلْقُرْءَانَ تَنزِيلًاinnā naḥnu nazzalnā alaikal-qur`āna tanzīlā23. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran kepadamu hai Muhammad dengan لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ ءَاثِمًا أَوْ كَفُورًاfaṣbir liḥukmi rabbika wa lā tuṭi’ min-hum āṡiman au kafụrā24. Maka bersabarlah kamu untuk melaksanakan ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar ٱسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًاważkurisma rabbika bukrataw wa aṣīlā25. Dan sebutlah nama Tuhanmu pada waktu pagi dan ٱلَّيْلِ فَٱسْجُدْ لَهُۥ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًاwa minal-laili fasjud lahụ wa sabbiḥ-hu lailan ṭawīlā26. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam هَٰٓؤُلَآءِ يُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَآءَهُمْ يَوْمًا ثَقِيلًاinna hā`ulā`i yuḥibbụnal-ājilata wa yażarụna warā`ahum yauman ṡaqīlā27. Sesungguhnya mereka orang kafir menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat hari akhirat.نَّحْنُ خَلَقْنَٰهُمْ وَشَدَدْنَآ أَسْرَهُمْ ۖ وَإِذَا شِئْنَا بَدَّلْنَآ أَمْثَٰلَهُمْ تَبْدِيلًاnaḥnu khalaqnāhum wa syadadnā asrahum, wa iżā syi`nā baddalnā amṡālahum tabdīlā28. Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti mereka dengan orang-orang yang serupa dengan هَٰذِهِۦ تَذْكِرَةٌ ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ سَبِيلًاinna hāżihī tażkirah, fa man syā`attakhaża ilā rabbihī sabīlā29. Sesungguhnya ayat-ayat ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya niscaya dia mengambil jalan kepada تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًاwa mā tasyā`ụna illā ay yasyā`allāh, innallāha kāna alīman ḥakīmā30. Dan kamu tidak mampu menempuh jalan itu, kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha مَن يَشَآءُ فِى رَحْمَتِهِۦ ۚ وَٱلظَّٰلِمِينَ أَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًۢاArab-Latin yudkhilu may yasyā`u fī raḥmatih, waẓ-ẓālimīna a’adda lahum ażāban alīmāArtinya 31. Dan memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya surga. Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang ke-76 al-Insan, artinya Manusia, lengkap ayat 1-31. Surat ini mengingatkan manusia dengan asal usulnya dan hikmah dari penciptaannya serta arah tujuannya menuju dua negeri, menjelaskan tentang kenikmatan surga, untuk meneguhkan orang-orang yang beriman dan sebagai ajakan kepada orang-orang yang kafir.
76. QS. Al-Insan Manusia 31 ayat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ هَلۡ اَتٰى عَلَى الۡاِنۡسَانِ حِيۡنٌ مِّنَ الدَّهۡرِ لَمۡ يَكُنۡ شَيۡـٴً۬ـا مَّذۡكُوۡرًا Hal ataa 'alal insaani hiinum minad dahri lam yakun shai'am mazkuuraa 1. Bukankah pernah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? اِنَّا خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ مِنۡ نُّطۡفَةٍ اَمۡشَاجٍۖ نَّبۡتَلِيۡهِ فَجَعَلۡنٰهُ سَمِيۡعًۢا بَصِيۡرًا Innaa khalaqnal insaana min nutfatin amshaajin nabta liihi faja'alnaahu samii'am basiiraa 2. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya dengan perintah dan larangan, karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat. اِنَّا هَدَيۡنٰهُ السَّبِيۡلَ اِمَّا شَاكِرًا وَّاِمَّا كَفُوۡرًا Innaa hadainaahus sabiila immaa shaakiranw wa immaa kafuura 3. Sungguh, Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur. اِنَّاۤ اَعۡتَدۡنَا لِلۡكٰفِرِيۡنَ سَلٰسِلَا۟ وَاَغۡلٰلًا وَّسَعِيۡرًا Innaaa a'tadnaa lilkaa firiina salaasila wa aghlaalanw wa sa'iiraa 4. Sungguh, Kami telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala. اِنَّ الۡاَبۡرَارَ يَشۡرَبُوۡنَ مِنۡ كَاۡسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُوۡرًاۚ innal abraara yashra buuna min kaasin kaana mizaa juhaa kaafuuraa 5. Sungguh, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas berisi minuman yang campurannya adalah air kafur, عَيۡنًا يَّشۡرَبُ بِهَا عِبَادُ اللّٰهِ يُفَجِّرُوۡنَهَا تَفۡجِيۡرًا 'Aynany yashrabu bihaa 'ibaadul laahi yafajjiruunahaa tafjiiraa 6. yaitu mata air dalam surga yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. يُوۡفُوۡنَ بِالنَّذۡرِ وَيَخَافُوۡنَ يَوۡمًا كَانَ شَرُّهٗ مُسۡتَطِيۡرًا Yuufuuna binnazri wa yakhaafuuna yawman kaana sharruhuu mustatiiraa 7. Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. وَيُطۡعِمُوۡنَ الطَّعَامَ عَلٰى حُبِّهٖ مِسۡكِيۡنًا وَّيَتِيۡمًا وَّاَسِيۡرًا Wa yut''imuunat ta'aama 'alaa hubbihii miskiinanw wa yatemanw wa asiiraa 8. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan, اِنَّمَا نُطۡعِمُكُمۡ لِـوَجۡهِ اللّٰهِ لَا نُرِيۡدُ مِنۡكُمۡ جَزَآءً وَّلَا شُكُوۡرًا Innaamaa nut'imukum li wajhil laahi laa nuriidu minkum jazaaa'anw wa laa shukuuraa 9. sambil berkata, "Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak mengharap balasan dan terima kasih dari kamu. اِنَّا نَخَافُ مِنۡ رَّبِّنَا يَوۡمًا عَبُوۡسًا قَمۡطَرِيۡرًا Innaa nakhaafu mir Rabbinna Yawman 'abuusan qamtariiraa 10. Sungguh, kami takut akan azab Tuhan pada hari ketika orang-orang berwajah masam penuh kesulitan." فَوَقٰٮهُمُ اللّٰهُ شَرَّ ذٰلِكَ الۡيَوۡمِ وَ لَقّٰٮهُمۡ نَضۡرَةً وَّسُرُوۡرًاۚ Fa waqoohumul laahu sharra zaalikal yawmi wa laqqoohum nadratanw wa suruuraa 11. Maka Allah melindungi mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka keceriaan dan kegembiraan. وَجَزٰٮهُمۡ بِمَا صَبَرُوۡا جَنَّةً وَّحَرِيۡرًا ۙ Wa jazaahum bimaa sabaruu janatanw wa hariiraa 12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya berupa surga dan pakaian sutera. مُّتَّكِـِٕـيۡنَ فِيۡهَا عَلَى الۡاَرَآٮِٕكِۚ لَا يَرَوۡنَ فِيۡهَا شَمۡسًا وَّلَا زَمۡهَرِيۡرًاۚ muttaki'iina fiiha 'alal araaa 'iki laa yarawna fiihaa shamsanw wa laa zamhariiraa 13. Di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat merasakan teriknya matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan. وَدَانِيَةً عَلَيۡهِمۡ ظِلٰلُهَا وَذُلِّلَتۡ قُطُوۡفُهَا تَذۡلِيۡلًا Wa daaniyatan 'alaihim zilaaluhaa wa zullilat qutuufu haa tazliila 14. Dan naungan pepohonannya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik buahnya. وَيُطَافُ عَلَيۡهِمۡ بِاٰنِيَةٍ مِّنۡ فِضَّةٍ وَّاَكۡوَابٍ كَانَتۡ قَوَارِيۡرَا Wa yutaafu 'alaihim bi aaniyatim min fiddatinw wa akwaabin kaanat qawaariiraa 15. Dan kepada mereka diedarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kristal, قَوَارِيۡرَا۟ مِنۡ فِضَّةٍ قَدَّرُوۡهَا تَقۡدِيۡرًا Qawaariira min fiddatin qaddaruuhaa taqdiiraa 16. kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan ukurannya yang sesuai dengan kehendak mereka. وَيُسۡقَوۡنَ فِيۡهَا كَاۡسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنۡجَبِيۡلًا Wa yusawna fiihaa kaasan kaana mizaajuhaa zanjabiilaa 17. Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe. عَيۡنًا فِيۡهَا تُسَمّٰى سَلۡسَبِيۡلًا 'Aynan fiiha tusammaa salsabiilaa 18. Yang didatangkan dari sebuah mata air di surga yang dinamakan Salsabil وَيَطُوۡفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَانٌ مُّخَلَّدُوۡنَۚ اِذَا رَاَيۡتَهُمۡ حَسِبۡتَهُمۡ لُـؤۡلُـؤًا مَّنۡثُوۡرًا Wa yatuufu 'alaihim wildaanum mukhalladuuna izaa ra aytahum hasibtahum lu'lu 'am mansuura 19. Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda yang tetap muda. Apabila kamu melihatnya, akan kamu kira mereka, mutiara yang bertaburan. وَاِذَا رَاَيۡتَ ثَمَّ رَاَيۡتَ نَعِيۡمًا وَّمُلۡكًا كَبِيۡرًا Wa izaa ra ayta summa ra ayta na'iimanw wa mulkan kabiira 20. Dan apabila engkau melihat keadaan di sana surga, niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.
tafsir surat al insan